WhatsApp Image 2020-06-04 at 09.41.59

Bekerja dengan Kelaziman Baru (New Normal)?

Sampai saat ini penyebaran virus corona masih merangkak naik setiap harinya. namun di beberapa wilayah mulai memberlakukan pelonggaran pelonggaran untuk memberikan keleluasaan bagi masyarakat mulai beraktivitas kembali, dan menggerakan sektor perekonomian yang sempat menurun. Lalu bagaimanakah ketika kita bekerja lagi sedangkan masih menghadapi ancaman penyebaran covid19 ini di luar sana?

Berikut kami merangkum dari berbagai sumber, persiapan untuk bekerja di tengah masa transisi dengan kelaziman baru alias new normal.

Saat Perjalanan dari / ke Tempat Kerja

  1. Pastikan kondisi tubuh kita dalam keadaan sehat dan fit. Tidak ada masalah kesehatan yang mengganggu tubuh untuk berativitas. jikalau merasa ada masalah kesehatan sebaiknya tunda dulu dan mencoba untuk bekerja dari rumah saja. Jangan memaksakan diri untuk keluar, kita tidak tahu apakah malah kita yang jadi sumber dan spreader virus covid19. Apalagi jika kita menggunakan kendaraan umum.
  2. Gunakan Masker, Jangan sampai lupa kita memproteksi diri kita agar tidak menyebarkan droplet, ataupun menghirup droplet dari orang lain. Salah satu preventif kita yaitu menggunakan masker. Selain menghindari percikan droplet yg berpotensi menularkan virus, masker juga bisa diandalkan untuk menahan dari polusi dan debu jalanan
  3. Jika menggunakan transportasi umum, pastikan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, pertama Tetap Jaga Jarak dari orang lain. Jangan memaksakan diri jika kendaraan tersebut penuh.
    Kurangi Menyentuh Fasilitas Umum, Karena pasti sudah banyak tangan yang memegang, dapat dipastikan kalau permukaan benda tersebut tidak bersih dan potensial menjadi media penularan.
    Selalu Cuci Tangan dan Bawa Hand Sanitizer, Sebelum masuk ke suatu tempat, atau membutuhkan tangan kita untuk melakukan sesuatu jangan lupa membersihkannya dahulu. Cuci tangan sangat efektif, namun jika tidak ada air bisa dicukupkan denganhand sanitizer.
    Gunakan helm sendiri Jikalau menaiki ojek atau motor bisa gunakan helm sendiri agar tidak menggunakan bekas banyak orang
    Upayakan Membayar Non Tunai agar tidak banyak transaksi menggunakan uang kertas yang lagi lagi bisa menjadi media penularan virus karena sudah berpindah ke banyak tangan.

Berikut adalah tips untuk menghadapi bagaimana melakukan perjalanan aman saat bekerja di tengah pandemi yang tengah berlangsung. Mau tidak mau kita mesti beradaptasi dengan keadaan yang membutuhkan kelaziman baru demi mencegah banyaknya korban.

Selama di Tempat Kerja

  • Saat sampai di tempat kerja, segeralah cuci tangan untuk membersihkan dari debu dan kontaminan di tangan selama perjalanan
  • Gunakan Siku untuk memencet tombol pada lift atau bisa gunakan sarung tangan selama tidak gunakan untuk memgang wajah
  • Tidak berkerumun dan tetap menjaga jarak selama di tempat kerja.
  • Selalu bersihkan area kerja kita, misal meja kerja ataupun alat-alat kita pergunakan untuk melakuan pekerjaan
  • Kurangi menyentuh fasilitas umum, seperti misal pegangan pada tangga atau meja tamu. Jikalau bisa bawa barang barang pribadi untuk digunakan di kantor jika memang bisa.
  • Biasakan tidak berinteraksi fisik seperti bersalaman dengan siapapun, entah itu atasan, bawahan ataupun customer. dan sampaikan permohonan maaf jika mereka mengajak untuk bersalaman atau interaksi fisik lainnya
  • Sebisa mungkin masker tetap digunakan sekalipun di dalam ruangan. untuk preventif, siapa tahu ada sumber spreader
  • Usahakan aliran udara dan sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan kerja

Saat Tiba di Rumah..

Saat pulang dari luar baik itu pergi bekerja ataupun berbelanja diluar, ketika tiba di rumah, ingat untuk menaati protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh kemenkes ataupun WHO.

  • Segera Mandi dan jangan bersentuhan dengan anggota keluarga saat kita belom membersihkan diri. Ini merupakan bentuk proteksi kita terhadap anggota keluarga yang lain. Jangan malas untuk membersihkan diri demi keamanan keluarga 🙂
  • Cuci Pakaian dan Masker. Segeraa setelah sampai bawa Pakaian dan masker agar bisa segera dicuci. dan jangan lupa untuk merobek masker disposable sebelum dibuang
  • Bersihkan peralatan yang kita bawa dari luar seperti tas, kacamata, dan lain lain jika diperlukan

Blue-Red-College-Graduation-Student-Celebration-Education-School-Congratulations-Photo-Collage-1

Jejak Langkah Ambulans

IMANI CARE telah menyelenggarakan program ambulan gratis sejak tahun 2015, Sejak saat itu pula sampai saat ini ambulan IMANI Care telah melayani banyak sekali penerima manfaat. Dan telah bertugas di beberapa wilayah di Indonesia. Program ambulans gratis ini mulai diperkuat pada tahun 2019 setelah dilakukan perbaikan-perbaikan baik dari sisi tenaga ataupun fasilitas dan prosedur. Sejak tahun 2019 juga IMANI Care masuk ke dalam jejaring keanggotaan SiBulan (Siaga Ambulans). Yaitu komunitas ambulans gratis bagi masyarakat tidak mampu. Setelah perbaikan, Semakin banyak pula perjalanan ambulans membantu pasien-pasien yang membutuhkan. Berbagai perjalanan sudah sering dilakukan seperti mengantar pasien Laka ke Rumah Sakit sampai mengantarkan pasien dari rumah sakit untuk dibawa kembali ke rumah.

Berikut  contoh beberapa kegiatan ambulans yang sudah sering kami jalankan selama ini

  • Penanganan pertama dan pengantaran pasien Kecelakaan ke Rumah Sakit

Selasa 28/1/20. Tim Ambulans ketika sedang pulang dari tugas mendapati kecelakaan di kawasan Tanah Gocap, Tangerang, kemudian tim ambulans (perawat dan driver) langsung melakukan penanganan dan perawatan pasca trauma di lokasi dan dilanjutkan untuk mengantarkan korban ke rumah sakit terdekat

  • Penjemputan pasien yang mengalami emergency di rumah untuk diantar ke rumah sakit

Jum’at 31/01/20. Tim Ambulan mendapat panggilan untuk membantu menjemput pasien stroke di Cakung yang mengalami sesak nafas dan membutuhkan bantuan pernafasan segera. Pasien pun segera dijemput dan dilakukan perawatan di ambulan sembari dibawa ke Rumah Sakit Budhi Asih untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

  • Penjemputan pasien setelah selesai menjalani perawatan

Rabu, 6/11/20. Pasien infeksi pernapasan yang sebelumnya sudah kami antar ke RS Cikini, kami antarkan ke rumahnya kembali di Kramat setelah menjalani kontrol di rumah sakit.

  • Pengantaran rujuk pasien ke RS Rujukan

Mengantarkan pasien untuk rujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih baik. Dari RSU di daerah ke RSUP atau ke  RS Khusus  yang punya fasiitas dan pelayanan lebih lengkap. Di foto ini, kami bekerjasama dengan SiBulan di Lampung untuk mengantarkan pasien rujukan dari lampung ke RSCM. Tim menunggu estafet di Merak untuk menjemput pasien yang telah diantarkan oleh tim ambulan lain untuk menaiki feri di pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

Kami juga sempat berkejasama membawa pasien rujukan estafet dari daerah Jogja dengan melibatkan 4 ambulan lembaga dari jejaring SiBulan. Pasien bayi tersebut diantarkan untuk rujuk ke RSCM dikarenakan ada gangguan pernapasan dan membutuhkan bantuan oksigen.

  • Tim Siaga Medis

Tim Pelayanan Ambul juga ikut membantu tim siaga medis di berbagai acara sosial dan kejadian bencana di jabodetabek. membawa personil dokter, perawat dan driver. Tim juga dibekali dengan perlengkapan emergency dan obat obatan lengkap untuk menunjang pelayanan kesehatan di lokasi bencana

Kebakaran

#Kebakaran

Mari Bantu Korban Kebakaran

Ditengah pandemi yang sedang melanda, potensi bencana lain masih terus mengintai kali ini kembali terjadi musibah kebakaran yang melanda di wilayah Menteng, Jakarta Pusat.

Kebakaran melanda pemukiman padat warga di Jalan Matraman Luar, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2020) pukul 4.30 pagi. Kebakaran terjadi diduga akibat hubungan arus pendek. Jumlah rumah terbakar sekitar 26 rumah di yang berada di RT 06 RW 03, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. 

Saat ini, ada sekitar 200 jiwa dari 44 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi setelah rumah mereka terbakar. Kurang lebih 26 Rumah habis terbakar si jago merah. ditengah perekonomian yang masih belum stabil karena wabah corona ini, Mereka harus mengalami bencana yang berbeda lagi. Kini mereka menunggu uluran tangan kita untuk tetap bertahan dan berjuang kembali.

Mari kita bantu mereka dengan berdonasi ke

Bank Syariah Mandiri
7414174177
an. IMANI Lifesaver Indonesia
konfirmasi ke 081221822366
sertakan kode unik 065 diakhir donasi
ex : Rp 500.065

IG I FB : imanicareofficial
Website : www.imanicareindonesia.or.id

imanicare #imaniprokami #jaya65 #kebakaran #dkijakarta #jakarta

Add-a-little-bit-of-body-text-1

Penyaluran Bantuan Sembako tahap 3

Tebar Berkah Di Bulan Berkah

Penyaluran Bantuan Sembako Tahap 3 Bagi Masyarakat yang Membutuhkan.

Pada Bulan Suci Ramadhan, tepatnya hari kamis, tanggal 21 Mei 2020. Tim IMANI Care bersama dengan relawan Forum Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran (FULDFK) & Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI) menyalurkan Bantuan Sembako untuk Desa SindangSari, Sajira, Banten, yang merupakan salah satu lokasi yang terdampak parah saat terjadi banjir bandang di Kabupaten Lebak pada bulan januari lalu. Bantuan yang diserahkan berupa Sembako sebanyak 40 Paket, Paket Berbuka Puasa sebanyak 40 Paket serta Kornet bantuan dari Rumah Zakat bagi masyarakat disana.

Tim membagikan paket tersebut bersama dengan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Sindangsari agar merata pembagiannya. Masyarakat beserta Kepala Desa menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh Donatur dan tim, baik dari IMANI Care maupun teman teman dari PTBMMKI dan FULDFK yang telah menyalurkan bantuan di kawasan tersebut.

IMANI Care sampai saat ini masih membuka peluang donasi untuk Sembako bagi Masyarakat yang terkena dampak Covid19 dan Masyarakat Dhuafa / yang membutuhkan. Donasi dapat dikirimkan ke :

Bank Syariah Mandiri
7414174177
An. IMANI Lifesaver Indonesia
Konfirmasi 081221822366
Sertakan kode unik 020 diakhir donasi
Ex : 1.000.020

imanicare

imaniprokami

fuldfkindonesia

ptbmmki

Blue-Red-College-Graduation-Student-Celebration-Education-School-Congratulations-Photo-Collage-1

Pelayanan Ambulans

IMANI CARE turut membantu pasien yang membutuhkan layanan
transportasi dengan ambulans , terutama bagi masyarakat yang tidak
mampu dengan membuat program pelayanan ambulans gratis. Program ini juga bekerjasama dengan jejaring SiBulan, yaitu salah satu komunitas ambulans gratis bagi masyarakat tidak mampu. Dengan cukup padatnya
permintaan dari pasien, walau hanya dengan satu armada, kami juga telah
melayani transportasi pasien dari dalam ataupun luar kota. Diantaranya
yaitu Sidoarjo, Kediri, Jogja, Lampung dan Cilacap.

Selain menjadi ambulans transport, ambulans kami juga merupakan ambulans gawat darurat dengan personil dan peralatan yang telah memenuhi standar ambulans gawat darurat. Sehingga dapat membantu
masyarakat dikala menemukan kejadian yang diluar dugaan yang
membutuhkan penanganan pertolongan pertama segera.

kami juga menyediakan pelayanan ambulans komersil untuk bantuan
tim medis dalam dalam berbagai macam kegiatan.

rokok

World No Tobacco Day!!

Hari ini, tanggal  31 Mei 2020, diperingati sebagai Hari Anti Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day. WHO mengampanyekan Hari Tanpa Tembakau Sedunia setiap tahun pada tanggal ini. Tahun ini, temanya adalah “melindungi kaum muda dari manipulasi industri dan mencegah mereka dari penggunaan tembakau dan nikotin.” WHO mengkampanyekan hal itu untuk menyanggah mitos dan mengekspose taktik yang digunakan oleh industri tembakau di dunia untuk menarik anak muda. WHO berharap bisa memberikan pengetahuan kepada generasi muda untuk mendeteksi manipulasi industri. WHO juga ingin membekali anak-anak muda dengan cara menolak taktik semacam itu. Selain itu kampanye yang digaungkan selama ini adalah menyadarkan tentang bahaya merokok bagi tubuh, terutama pada masa pandemi virus corona seperti saat ini 
 Penelitian baru-baru ini menunjukkan, perokok lebih rentan mengalami kondisi parah ketika terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19. Merokok juga meningkatkan peluang masuknya virus dari tangan ke mulut melalui rokok yang dihisap.  

Ahli Penyakit Tropik dan Infeksi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Erni Juwita Nelwan, PhD, SpPD, KPTI, FACP-FINASIM mengatakan, dampak lain dari kebiasaan merokok adalah risiko penyakit paru. Selain itu pun banyak akibat lainnya yang ditimbulkan. Terlebih lagi rokok dapat menyebabkan kecanduan karena ada efek adiksi dari nikotin yang menimbukan ketergantungan. Dokter Spesialis Paru dan Konsultan Onkologi di RSUD dr. Pirngadi Medan Dr. Moh Ramadhani Soeroso,  M.Ked(Paru), Sp.P-K.Onk, mengatakan, ada berbagai cara untuk berhenti merokok. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk berhenti merokok secara alami:  

  1. Cari hobi baru yang sesuai dengan passion Anda. Hal ini akan membantu mengalihkan pikiran Anda agar tak tergoda rokok. Cari kata-kata yang bisa jadi “sugesti otomatis” ketika Anda akan tergoda rokok. Misalnya “Kalau aku tergoda, kapan aku berhenti?” atau sesederhana, “Aku tidak merokok”.  
  1. Kurangi asupan kafein, seperti dari kopi. Pasalnya, kafein akan dua kali lebih efektif ketika nikotin berkurang. Nah, efek kafein yang membuat Anda terjaga akan menggoda Anda untuk merokok.  
  1. Hindari orang-orang yang merokok dan dengarkan nasihat orang-orang yang kontra untuk Anda merokok  
  1. Mencari bantuan profesional seperti psikiater karena kecanduan rokok biasanya adalah kecanduan psikologis. Kecanduan psikologis membuat Anda terbiasa dengan perilaku merokok, lebih dari sekedar kecanduan nikotin, tetapi karena kebiasaan sehari-hari yang ada rokok di dalamnya. Hal ini harus ditangani secara profesional untuk tahu pemicu dan dorongan Anda untuk merokok.  

Menggunakan produk pengganti nikotin  

Ramadhani mengatakan, ada beberapa produk yang secara sengaja diciptakan untuk jadi pengganti rokok. Berbagai produk yang disebut sebagai Nicotine Replacement Therapy atau NRT ini, tidak didapatkan secara bebas. Anda perlu datang ke sesi terapi di psikiater atau profesional di bidangnya untuk mendapatkan produk ini sesuai resep yang didosiskan.  

Berikut cara berhenti merokok dengan menggunakan produk pengganti rokok yang bisa dijadikan opsi:  

  1. Permen karet nikotin, yaitu tablet isap yang dikonsumsi dengan meletakkannya di bagian dalam pipi  
  1. Tablet sublingual yang dikonsumsi dengan meletakkannya di bawah lidah  
  1. Inhaler pengganti nikotin Transdermal atau ‘koyo’ nikotin yang ditempel di punggung atau tubuh bagian atas  
  1. Obat semprot hidung atau mulut.  

Cara bertahap  

Selanjutnya, Ramadhani mengungkapkan, untuk berhenti merokok, ada dua metode yang bisa digunakan.  

Cara pertama, berhenti merokok mendadak atau dalam budaya barat disebut “Cold Turkey”. Kedua, cara berhenti merokok secara bertahap.  

Berikut tips dan cara berhenti merokok secara bertahap menurut Ramadhani:  

  1. Tentukan berapa lama Anda akan melakukan metode bertahap ini dan jaga komitmen keputusan Anda. Misalnya, Anda ingin secara bertahap berhenti dalam 3 minggu, maka tandai kalender Anda dan jangan menyentuh rokok setelah itu.  
  1. Mulailah di hari yang tidak terlalu sibuk, tidak berpotensi menimbulkan stress, atau ketika libur. Jika Anda mulai secara bertahap untuk berhenti merokok pada hari Senin yang penuh deadline, Anda akan tergoda lagi untuk merokok.  
  1. Tentukan secara spesifik berapa banyak rokok yang Anda kurangi. Penentuan ini cukup sederhana. Misalnya, satu batang rokok dalam satu hari atau satu batang dalam dua hari. Jumlah rokok tentu harus berkurang dari waktu ke waktu. Pada akhir deadline berhenti merokok, Anda harus benar-benar berhenti. Contohnya, minggu pertama 7 batang seminggu; minggu kedua 3 batang; minggu ketiga 1 batang, dan minggu berikutnya berhenti total.  
  1. Kombinasikan cara berhenti merokok bertahap ini dengan konseling ke psikiater profesional atau teman dekat Anda yang kontra dengan kebiasaan merokok Anda. Hal ini akan memberi dorongan lebih pada Anda untuk makin semangat berhenti. 

 Cara dari WHO Sementara itu, menurut WHO, cara cepat untuk berhenti merokok adalah sebagai berikut:  

Tunda: Tunda selama mungkin keinginan untuk merokok.  

Tarik napas dalam-dalam: Ambil 10 kali napas panjang untuk merilekskan diri Anda dari dalam sampai dorongan (ingin merokok) itu berlalu.  

Minum air minum: Air minum adalah alternatif lain yang sehat untuk menempelkan rokok di mulut Anda.  

Lakukan hal lain untuk mengalihkan perhatian Anda: Misalnya dengan membaca, berjalan-jalan, mendengarkan musik. 

sumber : WHO.int
Kompas.com
 

lansia

Selamat Hari Lanjut Usia Nasional!

Tanggal 29 Mei 2020, diperingati sebagai Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN). Di tengah situasi pandemi virus corona seperti saat ini, peringatan Hari Lansia menjadi momen untuk kembali menyadari pentingnya melindungi para orang tua dari infeksi virus corona. Sejarah Hari Lansia Nasional Melansir pemberitaan Harian Kompas, 30 Mei 1996, 29 Mei ditetapkan Pemerintah RI sebagai Hari Lanjut Usia Nasional sejak 29 Mei 1996. Mengapa peringatan Hari Lansia Nasional jatuh pada 29 Mei? Kompas menuliskan, ada alasan sejarah di balik pemilihan tanggal 29 Mei sebagai Hari Lansia Nasional.  

Pada 29 Mei 1945, ada peristiwa penting terkait lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peristiwa itu adalah, penunjukan Dr KRT Radjiman Wediodiningrat, salah seorang anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang sudah lanjut usia dan paling sepuh sebagai pemimpin sidang pertama BPUPKI. Dr Radjiman melakukan tugasnya dengan baik, berbekal pengalaman dan pandangannya yang luas. Dalam pidatonya,  Dr KRT Radjiman Wediodiningrat mengemukakan perlunya “de filosofische grondslag” atau “dasar filosofi” negara Indonesia merdeka yang akan terbentuk. 

 
Kemudian, muncul ide tentang perlunya suatu dasar negara falsafah bangsa dan ideologi negara “Pancasila”. Peristiwa ini dianggap penting dan merupakan pencerminan kepribadian yang luhur dari Dr Radjiman yang sudah lanjut usia untuk dijadikan teladan bagi generasi penerus dan diperingati secara nasional. Dengan kata lain, pemilihan tanggal 29 Mei sebagai Hari Lansia Nasional adalah untuk menghormati jasa Dr KRT Radjiman Wediodiningrat.  Penetapan 29 Mei sebagai HLUN dilakukan oleh Presiden Soeharto di Semarang, Jawa Tengah.  Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat lahir di Yogyakarta pada 21 April 1879. Ia merupakan seorang dokter yang aktif dalam perjuangan. Saat muda, ia pernah menjadi salah satu orang yang ikut mendirikan Boedi Oetomo dan pernah menduduki posisi ketua. Ia memimpin sidang BPUPKI pada usia 66 tahun. Dr Radjiman meninggal dunia di Ngawi, Jawa Timur, pada 20 September 1952. 

Kelompok lanjut usia menjadi kelompok yang berisiko mengalami efek fatal jika terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19. Di Indonesia, mengutip data dari laman resmi Covid-19 milik pemerintah, jumlah kasus positif pada lansia yang berusia 60 tahun ke atas adalah sebanyak 15,2 persen. Tidak lebih tinggi dari mereka yang berusia 18-59 tahun akan tetapi, jumlah kematian akibat Covid-19 pada usia 60 tahun ke atas adalah yang paling tinggi, ditunjukkan dengan persentase sebesar 43,6 persen. Adapun persentase kesembuhan pada usia 60 tahun ke atas tidak lebih tinggi dari mereka yang berusia antara 18-59 tahun. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto pernah menyampaikan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melindungi kelompok rentan yakni para lansia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis. Cara yang bisa dilakukan di antaranya, menghindarkan mereka dari bepergian ke luar rumah kecuali ada keperluan genting. “Kalau pun terpaksa keluar rumah, gunakan masker, batasi waktunya. Jika keluar rumah, hindari kerumunan orang,” kata Yuri seperti diberitakan Kompas.com, Senin (4/5/2020).  

Ia juga mengingatkan, jika terpaksa ke luar rumah, sebaiknya menghindari penggunaan moda transportasi yang penuh sesak. Langkah lain yang harus diperhatikan, segera melepas masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, serta berganti pakaian saat sudah sampai rumah. “Ini penting untuk melindungi kelompok rentan Saudara-saudara kita yang berusia lanjut, saudara kita yang berpenyakit kronis, karena kalau mereka terinfeksi Covid-19 akan dapat berakibat fatal,” ujar Yuri.  

Sementara itu, Center for Disease Control and Prenention (CDC) juga menjabarkan upaya perlindungan terhadap lansia dari virus corona. Perlindungan yang bisa dilakukan sebagai berikut: Menunda janji temu orang tua selama pandemi Menghindarkan orang tua dari kegiatan berkumpul Menyediakan stok makanan Menghindari perjalanan dengan kapal pesiar dan pesawat Sebisa mungkin meminta orang tua untuk berada di rumah saja. Akan tetapi, CDC mengingatkan, pembatasan kontak sosial pada lansia bisa mengakibatkan mereka mengalami kesepian dan depresi yang berisiko pada kematian. Oleh karena itu, perlu berhati-hati dalam menjaga mereka dari kontak sosial mereka dengan jangan sampai itu menjadi isolasi penuh yang membuat mereka bosan. 
 
Sumber :
Covid19.go.id
CDC.gov
Kompas.com

WhatsApp-Image-2020-05-18-at-10.04.25

[Report] Tebar Berkah di Bulan Berkah

Penyaluran Bantuan Sembako Bagi Masyarakat yang Membutuhkan Tahap 2

IMANI Care bersama dengan Relawan menyalurkan bantuan sembako yang diamanahkan dari para donatur. penyaluran ini dibantu para relawan IMANI Care yang tersebar di beberapa daerah

Pembagian sembako tahap 2 dibagikan ke daerah Bojonggede Kab. Bogor, Depok, Cibitung, Cikarang, Kota Bekasi, Tangerang & Cilegon.

Sembako yang dibagikan pada tahap 2 sebanyak 100 paket sembako yang terdiri dari : Beras 4Kg, Gula Pasir 1Kg, Teh, Kopi, Tepung Terigu, Biskuit, Mie & Minyak Goreng

Selama pembagian IMANI Care tidak mengumpulkan massa disatu tempat, namun Relawan yang mengantarkan langsung ke lokasi si penerima manfaat. Dan demi kebaikan bersama pun, setiap dokumentasi yang kami publikasi wajah kami blur akan menjaga kehormatan si dhuafa.

Tahap 3 insyaallah akan dilaksanakan di daerah Banten, serta wilayah lainnya yang membutuhkan

Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mengamanahkan ke IMANI Care sehingga bantuan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Bagi yang ingin ikut serta dapat berdonasi ke

Bank Syariah Mandiri
7414174177
An. IMANI Lifesaver Indonesia
Konfirmasi 081221822366
Sertakan kode unik 020 diakhir donasi
Ex : 1.000.020

imanicare

imaniprokami

96212752_694598277986132_3991513830055694480_n

Menahan Diri Tetap Ibadah di Rumah Aja di Masa Wabah Covid-19

Sholat tarawih dilakukan dirumah masing-masing. Bila sakit, tetap pakai masker kain meskipun di dalam rumah

Lakukan wudhu dengan benar. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum berwudhu

Gunakan perlengkapan sholat masing-masing. Cuci secara rutin perlengkapan sholat. Mari tetap menahan diri untuk beribadah #dirumahaja

Ikuti kajian-kajian online di berbagai platform bersama ustad ustadz untuk tetap mendapatkan ilmu ilmu yang terbaru dan menambah pengetahuan agama di bulan ramadhan

Semakin banyak waktu dirumah sehingga mampu tilawah al-qur’an lebih banyak

Sesungguhnya kualitas ibadah itu ditentukan oleh seberapa hati, pikiran untuk khusuk dan khlas berdialog dengan Allah ( Prof. Dr. H.M Suparta, MA )

Sumber : promkes.kemkes.go.id

96382252_124170089255476_3892474610404791959_n

Urutan Yang Tepat Ketika Berbuka Puasa

Dikutip dari Serambinews.com, Rabu (29/4/2020), Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc membeberkan urutan tata cara berbuka puasa seperti yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, yakni:

1. Siapkan air putih atau kurma.

Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi disunahkan ganjil jumlahnya.

2. Tunggu suara azan magrib dan pastikan itu benar ada azan maghrib.

3. Jika telah mendengar azan maka bacalah ‘bismillah’ kemudian makan kurma tadi baru anda minum air yang Anda sukai.

Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.

4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Dzahabaz zhomaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah

“Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah.” [HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401]

Setelah itu jika Anda ingin doa dengan doa-doa yang lain maka silahkan dan perbanyaklah.

5. Jangan lupa Anda ada kewajiban sholat maghrib.