IMANI Care ditunjuk oleh panitia acara Anniversary Ke 6 Th MS GLOW sebagai Tim Evakuasi acara. Acara diadakan di Ciputra artpheneur Theater Jakarta Selatan pada tanggal 15 Desember 2022. IMANI Care menugaskan 1 Driver, 1 Perawat serta 1 unit Ambulans.
IMANI Care ditunjuk oleh panitia acara Google For Indonesia 2022 sebagai Tim Evakuasi acara. Acara diadakan di Ciputra artpheneur Theater Jakarta Selatan pada tanggal 7 Desember 2022. IMANI Care menugaskan 1 Driver, 1 Co-driver, 1 Perawat serta 1 unit Ambulans.
Dengan bertemakan ‘ Bersatu Bangun Indonesia ‘ dalam program ‘ Green Light Projects’
Bogor, 16 – 18 November 2022 IMANI Care menjadi tim medis acara Camping SMPIT Darul Abidin Depok yang diadakan di Granada Land Jonggol, Kab. Bogor Timur.
Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari 2 malam dengan total peserta 350 anak. Kegiatan berupa ramah tamah, pengenalan reptil, api unggun dan outbond.
Kamis 27, Oktober 2022 Layanan Ambulans Imani Care bergerak melayani kebutuhan masyarakat akan Ambulans.
Pada pukul 07.00WIB, tim Ambulans IMANI Care mendampingi pasien control, dari Tambun bekasi menuju ke RS Yarsi Jakarta pusat.
Terima kasih kepada seluruh tim yang senantiasa siap siaga jika ada panggilan. Dan semoga pasien lekas diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali. ______________ _”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain”_. (HR Ahmad)*
IMANI Care ditunjuk oleh panitia acara Pesta Rakyat Simpedes BRI sebagai Tim Medis acara. Acara diadakan di Alun-alun Kota Tangerang pada tanggal 14 – 16 Oktober 2022. IMANI Care menugaskan 1 Driver, 1 Co-driver, 1 Perawat serta 1 unit Ambulans.
Acara diisi dengan Festival Kuliner, Festival Musik, Lomba Masak dan pameran lainnya.
Tahukah bahwa cuci tangan pakai sabun dengan benar dapat mencegah penyakit mematikan, seperti diare, hingga 30 persen? Namun, sebelum cuci tangan, pastikan ada sabun dan air yang bersih dan terbesihkan dari kotoran ya!
Rabu 12, Oktober 2022 Layanan Ambulans Imani Care bergerak melayani kebutuhan masyarakat akan Ambulans.
Pada pukul 07.00WIB, tim Ambulans IMANI Care mengantarkan pasien, dari Jakarta timur menuju ke RSCM Jakarta pusat.
Terima kasih kepada seluruh tim yang senantiasa siap siaga jika ada panggilan. Dan semoga pasien lekas diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali. ______________ _”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain”_. (HR Ahmad)*
Mari bersama-sama ulurkan tangan kita untuk turut serta dalam misi kemanusiaan dengan menyalurkan donasi ke :
IMANI Care pada Bulan September 2022 melakukan beberapa kegiatan, diantaranya :
1. Workshop BimTek Bangunan Runtuh yang diadakan oleh DISGULKARMAT DKI Jakarta. Workshop dilaksanakan di Damkar Sektor VI Tebet, pada tanggal 29 September 2022. 2. Pelayanan Ambulans dan Mobil Jenazah gratis IMANI Care pada bulan September melakukan pelayanan ambulans pasien sebanyak 4 kali dan mobil jenazah 3 kali. 3. Standby Medis dan Ambulans IMANI Care pada bulan September ada 1 Kegiatan yaitu : Stanby Ambulans di lokasi kebakaran pabrik di tanggal 12 september 2022. 4. Training LIFESAVERS yang diadakan di beberapa daerah dengan hari dan waktu yang sama ( 24 September ) Berkolaborasi dengan IMANI PROKAMI , IDI Cab. Jakarta Pusat, Indonesia Escorting Ambulance, Nurul Fikri Boarding School. 5. Pelatihan Medical First Responder (MFR) Basarnas diselenggarakan di Padepokan Rajawali Rajawali tangerang selatan ( 19 – 26 September ) IMANI Care Mengutus 1 orang peserta untuk mengikuti pelatihan MFR Basarnas.
Tepat pada hari ini, 11 Oktober 2022, diperingati sbg Hari Anak Perempuan Sedunia (The International Day of the Girl Child). “Jagalah hak-hak anak perempuan di seluruh dunia! Anak perempuan yang baik akan menjadi ibu yang baik. Selamat Hari Anak Perempuan Sedunia.”
Lorem ipsu1. Kebijakan, rencana & undang-undang yang tidak memadai
Hanya 21% negara yang melaporkan penerapan kebijakan dan rencana yang sepenuhnya sesuai dengan instrumen hak asasi manusia.
2. Kurangnya Anggaran
Negara menghabiskan rata-rata hanya 2% dari anggaran kesehatan mereka untuk kesehatan mental.
3. Kekurangan obat-obatan esensial
Di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, psikotropika esensial seringkali tidak tersedia atau tidak terjangkau.
4. Cakupan pengobatan yang buruk
71% penderita psikosis tidak mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa.
5. Tenaga kerja yang langka
Di negara-negara berpenghasilan rendah, ada kurang dari satu pekerja kesehatan logam per 100.000 penduduk. dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.