Ketika batuk atau bersin adalah tata cara batuk atau bersin yang baik dan benar. Ini bertujuan mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas melalui udara bebas (Droplets) dan membuat kenyamanan pada orang di sekitarnya. Droplets tersebut dapat mengandung kuman infeksius yang berpotensi menular ke orang lain disekitarnya melalui udara pernafasan. Penularan penyakit melalui media udara pernafasan […]

Etika Batuk

Kebutuhan-air-putih

Tips Minum Air Putih

Salah satu cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh adalah dengan minum air sebanyak 8 gelas dalam sehari. Namun, nyatanya tak sedikit orang yang masih kesulitan untuk menerapkan kebiasaan ini.

Padahal, kekurangan cairan membuat Anda rentan mengalami dehidrasi. Dehidrasi dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, seperti sakit kepala, lesu, hingga terganggunya berbagai fungsi tubuh.

Cara mudah memenuhi kebutuhan cairan tubuh

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh memang bisa jadi memiliki tantangan tersendiri. Nah, jika Anda ingin meningkatkan asupan cairan, berikut adalah beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan:

1. Bawa botol minum saat bepergian

Membawa botol minum akan membuat Anda terbiasa minum air putih. Ada berbagai jenis botol minum yang tersedia. Mulai dari botol biasa, hingga yang dilengkapi dengan sedotan dan penyaring khusus untuk Anda yang menyukai infused water.

Agar fungsinya semakin optimal, bawalah botol minum setiap kali Anda berada di luar rumah. Baik saat bekerja di kantor, berkumpul dengan teman dan kerabat, atau ketika melakukan kegiatan lain yang menjadi rutinitas. Biasakan setelah makan cemilan juga jangan lupa untuk minum air setelahnya

2. Minum air sebelum haus dan saat merasa lapar

Saat merasa haus, tubuh Anda sebenarnya telah mengalami dehidrasi ringan. Jadi, minum sebelum Anda merasa haus merupakan cara yang terbilang efektif untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, sekaligus mencegah dehidrasi bertambah parah.

Gejala dehidrasi terkadang juga bisa muncul sebagai rasa lapar. Banyak orang akhirnya terkecoh dan mengonsumsi camilan untuk mengganjal perut. Padahal, tubuh Anda sebenarnya hanya membutuhkan asupan cairan.

3. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air

Sumber asupan cairan tak melulu harus berasal dari air atau minuman. Anda juga bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan kaya kandungan air.

Contoh bahan makanan tersebut antara lain:

  • Buah-buahan, seperti semangka, stroberi, melon, dan jeruk
  • Sayuran, seperti mentimun, tomat, mentimun Jepang, selada, dan seledri
  • Susu skim dan yogurt
  • Sup, kuah, dan kaldu

4. Menambahkan irisan buah ke dalam air putih

Ada orang-orang yang tidak menyukai air putih karena rasanya tawar dan membuat perut terasa kembung. Nah, cara ini sesuai untuk Anda yang ingin memenuhi kebutuhan cairan tubuh tapi tidak begitu menyukai air putih.

Cobalah memasukkan irisan lemon, stroberi, jeruk, mint, atau kombinasi bahan-bahan tersebut ke dalam air putih. Diamkan selama beberapa jam di dalam lemari es, dan air putih yang tadinya tawar akan terasa lebih nikmat dan menyegarkan.

5. Menyesuaikan suhu air

Beberapa orang juga tidak suka meminum air karena suhunya tidak pas. Apabila Anda lebih menyukai air hangat, Anda dapat mengawali hari dengan segelas air hangat yang ditambahkan perasan air lemon.

Jika Anda merasa lebih mudah minum air bersuhu dingin, cobalah menyiapkan beberapa botol air minum di dalam lemari es untuk diminum kemudian. Lakukan keduanya secara bergantian hingga Anda menemukan cara yang paling tepat bagi diri Anda.

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh adalah langkah pertama untuk memulai gaya hidup yang lebih sehat. Selain terhindar dari dehidrasi, Anda juga dapat mengurangi risiko penyakit.

Awalnya memang terasa sulit, tapi proses adaptasi ini bisa bertambah mudah bila dilakukan setiap hari. Lakukan langkah-langkah tersebut secara konsisten hingga berubah menjadi suatu kebiasaan rutin.

sumber : Promkes.kemkes.go.id
hellosehat.com

webinar

Webinar New Normal

WEBINAR " Mempersiapkan Diri menuju New Normal"

webinar

Jum’at malam kemarin, Tepat tanggal 12 Juni 2020,   Tim Satgas Dampak Covid19 IMANI mengadakan Sekuel Webinar “The New Normal is The Islamic Way of Life” yang kedua. Pada Webinar malam itu tema yang dibahas yaitu : “Mempersiapkan Diri & Keluarga Menuju New Normal. Acara ini dipandu oleh drg. Ufo Pramigi sebagai moderator, dan penyampaian materi oleh dr. Ceva Wicaksono Pitoyo, Sp.PD. KP. KIC yang merupakan Konsultan Paru di FKUI-RSCM. Beliau juga merupakan Anggota Tim Gugus Tugas Penanganan Covid19 Nasional. Acara dibuka pada pukul 19.30 oleh moderator kemudian dilanjutkan sambutan  oleh dr. Jamal selaku ketua panitia. Beliau mengutarakan  pentingnya untuk melanjutkan edukasi edukasi seperti ini melalui berbagai macam media kepada orang-orang terdekat, dan berharap acara seperti ini bisa terus berlanjut di pekan-pekan berikutnya.

Masuk ke penyampaian materi, dr. Ceva memulai penjabarannya dengan mengisahkan tentang corona virus yang pernah mewadah dekade ini sebelumnya, yaitu SARS dan MERS. Selanjutnya beliau menjelaskan tentang konsep herd immunity dan dampak serta manfaatnya. Didalam inti bahasan, beliau  banyak menerangkan mengenai new normal dan PSBB termasuk pengertian dan syarat-syaratnya, serta membahas perkembangan kasus ini di Indonesia dan perbandingannya dengan negara lain.

Pada kesempatan selanjutnya beliau juga banyak membahas
berbagai hal terkait virus corona ini. Termasuk di dalmnya gejala yang disebabkan, faktor resiko terkait covid19, gaya hidup virus dan potensi penularan serta cara-cara pencegahan. Beliau sangat menekankan sekali untuk kepada masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan yang baik dan sesuai agar tetap terhidar dari penularan setelah pelonggaran PSBB ini berlaku, dimana sudah diperbolehkan untuk masuk bekerja dan beraktivitas di luar. Sekali lagi beliau juga terus menekankan bagi tenaga kesehatan maupun para pekerja di fasilitas layanan untuk menjaga untuk kewaspadaan dengan tetap melakukan hygiene dan desinfektan. Karena banyaknya tenaga medis yang ikut tertular covid19 ini. Terakhir beliau memberikan berbagai dalil dan penjelasan agama terkait sikap kita menghadapi pandemi ini.

Bagi teman teman yang ingin mendapatkan materinya, bisa klik
di sini

 

Untuk videonya dapat dilihat di sini 

serum-ular

Serum Anti Bisa Ular

Gigitan ular berbisa perlu segera ditangani karena berpotensi menimbulkan pembengkakan, reaksi alergi, pendarahan yang parah, gangguan ginjal, tekanan darah rendah, gangguan pernapasan, gangguan saraf, bahkan kerusakan pada jaringan yang tergigit yang memerlukan amputasi.

Serum anti bisa ular sudah digunakan sejak lama sebagai penanganan untuk gigitan ular yang beracun. Serum anti bisa ular atau snake antivenom immunoglobulin mampu mencegah dan menetralisir efek racun dari gigitan ular.

Serum ini bekerja dengan meningkatkan sistem imun setelah gigitan ular agar menghilangkan racun ular dari dalam tubuh. Selain itu, fungsi yang tak kalah pentingnya adalah mencegah racun ular melekat pada jaringan dan menimbulkan berbagai efek yang berbahaya.

Sayangnya di Indonesia ini hanya ada Serum anti ular BIOSAVE yang diproduksi oleh PT. Biofarma. walaupun begitu penggunaan serum anti bisa ular harus berada di bawah pengawasan dokter dan tidak dianjurkan untuk digunakan secara mandiri. karena penggunaan serum juga dapat mengakibatkan efek samping reaksi anafilaktik dan serum sickness

Di Indonesia, serum anti bisa ular yang umum digunakan bersifat polivalen, namun namun hanya ada beberapa jenis bisa ular yang diproduksi artinya serum tersebut efektif terhadap beberapa jenis bisa ular seperti Kobra/ Sendok, Welang, Ular Tanah. Serum ini juga tidak efektif terhadap ular eksotik dari luar negeri (King Cobra). Dan tambahan, obat ini tergolong mahal, hanya terdapat di titik-titik tertentu dan seringkali mengalami kekurangan pasokan.

Mengingat serum anti bisa ular merupakan cara satu-satunya untuk menetralisasi racun dalam tubuh akibat gigitan ular berbisa, penting untuk segera mendapatkan suntikan obat ini setelah tergigit oleh ular berbisa.

Jadi jika Anda melihat seseorang digigit ular atau sewaktu-waktu Anda sendiri digigit ular, lakukan pertolongan pertama digigit ular kemudian secepatnya ke IGD atau puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun perlu diingat. Bahwa pengobatan dengan serum anti bisa ular ini tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Maka Berhati-hatilah. dan jangan panik bila bertemu ular

WhatsApp-Image-2020-06-05-at-16.47.31

Laporan Kegiatan IMANI CARE Bulan Mei

Kegiatan IMANI Care

IMANI Care pada Bulan Mei 2020 melakukan beberapa kegiatan, diantara lain :

Penyaluran APD bagi Tenaga Medis melawan #covid19.

a. Puskesmas Kec. Anyer, Banten

  • Baju Hazmat 10 Pcs
  • Themro Gun 1 Pcs
  • Masker Bedah 5 Box
  • Masker Kain 20Pcs

b. RSUD Arga Makmur, Bengkulu

  • Masker KN 95 11 Pcs
  • Masker N 95 10 Pcs
  • Masker Bedah 5 Box
  • Face Shield 8 Pcs
  • Baju Hazmat 10 Pcs

b. Puskesmas Cipadu, Tangerang

  • Masker KN 95 10 Pcs
  • Masker Bedah 5 Box

d. RS Delanggu, Klaten

  • Masker Bedah 5 Box
  • Baju Hazmat 10Pcs
  • Masker KN95 10Pcs
  • Masker 3M 20Pcs

e. Klinik

  • Masker Bedah 3Box
  • Faceshield 2 Pcs
  • Baju Hazmat 5 Pcs

f. Puskesmas Jayaloka, Sumatera Selatan

  • Baju Hazmat 10 Pcs
  • Masker Bedah 5 Box

Pembagian Sembako bagi Masyarakat yang membutuhkan sebanyak 200 Paket yang berisi Beras, Gula, Minyak, Teh, Kopi, Tepung Terigu & Biskuit. Sembako dibagikan ke daerah Banten, Cilegon, Tangerang, Cengkareng, Bogor, Jakarta dan Depok.

Pembagian Masker Kain bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah di Indonesia.

Pembagian paket berbuka puasa bagi kaum dhuafa serta yang membutuhkan. Paket yang dibagikan sebanyak 100 paket berbuka puasa yaitu di Bekasi, Jakarta Utara dan Banten

Bagi yang ingin membantu untuk kegiatan-kegiatan IMANI Care dapat berdonasi ke

Bank Syariah Mandiri
74141 741 77
an. IMANI Lifesaver Indonesia
konfirmasi 081221822366

imanicare #imani #imaniprokami

WhatsApp Image 2020-06-04 at 09.41.59

Bekerja dengan Kelaziman Baru (New Normal)?

Sampai saat ini penyebaran virus corona masih merangkak naik setiap harinya. namun di beberapa wilayah mulai memberlakukan pelonggaran pelonggaran untuk memberikan keleluasaan bagi masyarakat mulai beraktivitas kembali, dan menggerakan sektor perekonomian yang sempat menurun. Lalu bagaimanakah ketika kita bekerja lagi sedangkan masih menghadapi ancaman penyebaran covid19 ini di luar sana?

Berikut kami merangkum dari berbagai sumber, persiapan untuk bekerja di tengah masa transisi dengan kelaziman baru alias new normal.

Saat Perjalanan dari / ke Tempat Kerja

  1. Pastikan kondisi tubuh kita dalam keadaan sehat dan fit. Tidak ada masalah kesehatan yang mengganggu tubuh untuk berativitas. jikalau merasa ada masalah kesehatan sebaiknya tunda dulu dan mencoba untuk bekerja dari rumah saja. Jangan memaksakan diri untuk keluar, kita tidak tahu apakah malah kita yang jadi sumber dan spreader virus covid19. Apalagi jika kita menggunakan kendaraan umum.
  2. Gunakan Masker, Jangan sampai lupa kita memproteksi diri kita agar tidak menyebarkan droplet, ataupun menghirup droplet dari orang lain. Salah satu preventif kita yaitu menggunakan masker. Selain menghindari percikan droplet yg berpotensi menularkan virus, masker juga bisa diandalkan untuk menahan dari polusi dan debu jalanan
  3. Jika menggunakan transportasi umum, pastikan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, pertama Tetap Jaga Jarak dari orang lain. Jangan memaksakan diri jika kendaraan tersebut penuh.
    Kurangi Menyentuh Fasilitas Umum, Karena pasti sudah banyak tangan yang memegang, dapat dipastikan kalau permukaan benda tersebut tidak bersih dan potensial menjadi media penularan.
    Selalu Cuci Tangan dan Bawa Hand Sanitizer, Sebelum masuk ke suatu tempat, atau membutuhkan tangan kita untuk melakukan sesuatu jangan lupa membersihkannya dahulu. Cuci tangan sangat efektif, namun jika tidak ada air bisa dicukupkan denganhand sanitizer.
    Gunakan helm sendiri Jikalau menaiki ojek atau motor bisa gunakan helm sendiri agar tidak menggunakan bekas banyak orang
    Upayakan Membayar Non Tunai agar tidak banyak transaksi menggunakan uang kertas yang lagi lagi bisa menjadi media penularan virus karena sudah berpindah ke banyak tangan.

Berikut adalah tips untuk menghadapi bagaimana melakukan perjalanan aman saat bekerja di tengah pandemi yang tengah berlangsung. Mau tidak mau kita mesti beradaptasi dengan keadaan yang membutuhkan kelaziman baru demi mencegah banyaknya korban.

Selama di Tempat Kerja

  • Saat sampai di tempat kerja, segeralah cuci tangan untuk membersihkan dari debu dan kontaminan di tangan selama perjalanan
  • Gunakan Siku untuk memencet tombol pada lift atau bisa gunakan sarung tangan selama tidak gunakan untuk memgang wajah
  • Tidak berkerumun dan tetap menjaga jarak selama di tempat kerja.
  • Selalu bersihkan area kerja kita, misal meja kerja ataupun alat-alat kita pergunakan untuk melakuan pekerjaan
  • Kurangi menyentuh fasilitas umum, seperti misal pegangan pada tangga atau meja tamu. Jikalau bisa bawa barang barang pribadi untuk digunakan di kantor jika memang bisa.
  • Biasakan tidak berinteraksi fisik seperti bersalaman dengan siapapun, entah itu atasan, bawahan ataupun customer. dan sampaikan permohonan maaf jika mereka mengajak untuk bersalaman atau interaksi fisik lainnya
  • Sebisa mungkin masker tetap digunakan sekalipun di dalam ruangan. untuk preventif, siapa tahu ada sumber spreader
  • Usahakan aliran udara dan sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan kerja

Saat Tiba di Rumah..

Saat pulang dari luar baik itu pergi bekerja ataupun berbelanja diluar, ketika tiba di rumah, ingat untuk menaati protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh kemenkes ataupun WHO.

  • Segera Mandi dan jangan bersentuhan dengan anggota keluarga saat kita belom membersihkan diri. Ini merupakan bentuk proteksi kita terhadap anggota keluarga yang lain. Jangan malas untuk membersihkan diri demi keamanan keluarga 🙂
  • Cuci Pakaian dan Masker. Segeraa setelah sampai bawa Pakaian dan masker agar bisa segera dicuci. dan jangan lupa untuk merobek masker disposable sebelum dibuang
  • Bersihkan peralatan yang kita bawa dari luar seperti tas, kacamata, dan lain lain jika diperlukan

Blue-Red-College-Graduation-Student-Celebration-Education-School-Congratulations-Photo-Collage-1

Jejak Langkah Ambulans

IMANI CARE telah menyelenggarakan program ambulan gratis sejak tahun 2015, Sejak saat itu pula sampai saat ini ambulan IMANI Care telah melayani banyak sekali penerima manfaat. Dan telah bertugas di beberapa wilayah di Indonesia. Program ambulans gratis ini mulai diperkuat pada tahun 2019 setelah dilakukan perbaikan-perbaikan baik dari sisi tenaga ataupun fasilitas dan prosedur. Sejak tahun 2019 juga IMANI Care masuk ke dalam jejaring keanggotaan SiBulan (Siaga Ambulans). Yaitu komunitas ambulans gratis bagi masyarakat tidak mampu. Setelah perbaikan, Semakin banyak pula perjalanan ambulans membantu pasien-pasien yang membutuhkan. Berbagai perjalanan sudah sering dilakukan seperti mengantar pasien Laka ke Rumah Sakit sampai mengantarkan pasien dari rumah sakit untuk dibawa kembali ke rumah.

Berikut  contoh beberapa kegiatan ambulans yang sudah sering kami jalankan selama ini

  • Penanganan pertama dan pengantaran pasien Kecelakaan ke Rumah Sakit

Selasa 28/1/20. Tim Ambulans ketika sedang pulang dari tugas mendapati kecelakaan di kawasan Tanah Gocap, Tangerang, kemudian tim ambulans (perawat dan driver) langsung melakukan penanganan dan perawatan pasca trauma di lokasi dan dilanjutkan untuk mengantarkan korban ke rumah sakit terdekat

  • Penjemputan pasien yang mengalami emergency di rumah untuk diantar ke rumah sakit

Jum’at 31/01/20. Tim Ambulan mendapat panggilan untuk membantu menjemput pasien stroke di Cakung yang mengalami sesak nafas dan membutuhkan bantuan pernafasan segera. Pasien pun segera dijemput dan dilakukan perawatan di ambulan sembari dibawa ke Rumah Sakit Budhi Asih untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

  • Penjemputan pasien setelah selesai menjalani perawatan

Rabu, 6/11/20. Pasien infeksi pernapasan yang sebelumnya sudah kami antar ke RS Cikini, kami antarkan ke rumahnya kembali di Kramat setelah menjalani kontrol di rumah sakit.

  • Pengantaran rujuk pasien ke RS Rujukan

Mengantarkan pasien untuk rujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih baik. Dari RSU di daerah ke RSUP atau ke  RS Khusus  yang punya fasiitas dan pelayanan lebih lengkap. Di foto ini, kami bekerjasama dengan SiBulan di Lampung untuk mengantarkan pasien rujukan dari lampung ke RSCM. Tim menunggu estafet di Merak untuk menjemput pasien yang telah diantarkan oleh tim ambulan lain untuk menaiki feri di pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

Kami juga sempat berkejasama membawa pasien rujukan estafet dari daerah Jogja dengan melibatkan 4 ambulan lembaga dari jejaring SiBulan. Pasien bayi tersebut diantarkan untuk rujuk ke RSCM dikarenakan ada gangguan pernapasan dan membutuhkan bantuan oksigen.

  • Tim Siaga Medis

Tim Pelayanan Ambul juga ikut membantu tim siaga medis di berbagai acara sosial dan kejadian bencana di jabodetabek. membawa personil dokter, perawat dan driver. Tim juga dibekali dengan perlengkapan emergency dan obat obatan lengkap untuk menunjang pelayanan kesehatan di lokasi bencana

Add-a-little-bit-of-body-text-1

Penyaluran Bantuan Sembako tahap 3

Tebar Berkah Di Bulan Berkah

Penyaluran Bantuan Sembako Tahap 3 Bagi Masyarakat yang Membutuhkan.

Pada Bulan Suci Ramadhan, tepatnya hari kamis, tanggal 21 Mei 2020. Tim IMANI Care bersama dengan relawan Forum Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran (FULDFK) & Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia (PTBMMKI) menyalurkan Bantuan Sembako untuk Desa SindangSari, Sajira, Banten, yang merupakan salah satu lokasi yang terdampak parah saat terjadi banjir bandang di Kabupaten Lebak pada bulan januari lalu. Bantuan yang diserahkan berupa Sembako sebanyak 40 Paket, Paket Berbuka Puasa sebanyak 40 Paket serta Kornet bantuan dari Rumah Zakat bagi masyarakat disana.

Tim membagikan paket tersebut bersama dengan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Sindangsari agar merata pembagiannya. Masyarakat beserta Kepala Desa menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh Donatur dan tim, baik dari IMANI Care maupun teman teman dari PTBMMKI dan FULDFK yang telah menyalurkan bantuan di kawasan tersebut.

IMANI Care sampai saat ini masih membuka peluang donasi untuk Sembako bagi Masyarakat yang terkena dampak Covid19 dan Masyarakat Dhuafa / yang membutuhkan. Donasi dapat dikirimkan ke :

Bank Syariah Mandiri
7414174177
An. IMANI Lifesaver Indonesia
Konfirmasi 081221822366
Sertakan kode unik 020 diakhir donasi
Ex : 1.000.020

imanicare

imaniprokami

fuldfkindonesia

ptbmmki

Blue-Red-College-Graduation-Student-Celebration-Education-School-Congratulations-Photo-Collage-1

Pelayanan Ambulans

IMANI CARE turut membantu pasien yang membutuhkan layanan
transportasi dengan ambulans , terutama bagi masyarakat yang tidak
mampu dengan membuat program pelayanan ambulans gratis. Program ini juga bekerjasama dengan jejaring SiBulan, yaitu salah satu komunitas ambulans gratis bagi masyarakat tidak mampu. Dengan cukup padatnya
permintaan dari pasien, walau hanya dengan satu armada, kami juga telah
melayani transportasi pasien dari dalam ataupun luar kota. Diantaranya
yaitu Sidoarjo, Kediri, Jogja, Lampung dan Cilacap.

Selain menjadi ambulans transport, ambulans kami juga merupakan ambulans gawat darurat dengan personil dan peralatan yang telah memenuhi standar ambulans gawat darurat. Sehingga dapat membantu
masyarakat dikala menemukan kejadian yang diluar dugaan yang
membutuhkan penanganan pertolongan pertama segera.

kami juga menyediakan pelayanan ambulans komersil untuk bantuan
tim medis dalam dalam berbagai macam kegiatan.