Tanah Gaza belum juga lepas dari teror zionis Israel hingga detik ini. Dan saat ini Gaza juga menghadapi pandemi yang sama dan bahkan dirasakan lebih berat karena berbagai keterbatasan akibat blokade Israel. Beberapa wilayah bahkan telah dijadikan~ red area~, diisolasi karena peningkatan jumlah pasien covid-19.
Kebutuhan tenaga medis dalam situasi dan kondisi ini menjadi lebih bertambah. Namun karena keterbatasan finansial dari penyelenggara fasilitas layanan kesehatan di Gaza, banyak tenaga medis terpaksa bekerja hanya sebagai relawan, tanpa mendapatkan upah. Padahal mereka juga punya keluarga yang perlu diberi nafkah ditengah kondisi pandemi yang mengakibatkan terpuruknya perekonomian masyarakat.
Gaza kembali memanggil.. IMANICare mangajak para shalihin untuk *menjadi donatur tetap* Donasi Tenaga Medis di tanah Gaza, Palestina.
*Bagi yang berkenan menjadi donatur (kurun waktu 1 tahun) mohon konfirmasi ke :* https://wa.me/6281221822366
*Laporan Keuangan akan disampaikan kepada donatur setiap periode 3 bulan
_Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allâh akan menutup (aib)nya di dunia dan akhirat. Allâh senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya…._ (HR Muslim)3 ming
Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020. Kemajuan suatu bangsa ada di genggaman para pemuda!
4 pesan utama disampaikan Mendikbud Nadiem Makarim dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2019:
1. Berani melangkah, tidak menunggu dunia berubah… Mendikbud pun mengajak pemuda Indonesia untuk terus melangkah dan tidak menunggu dunia berubah. “Pada saat saya diberikan kesempatan dari Pak Presiden untuk membantu generasi berikutnya, saya tidak berpikir dua kali. Saya melangkah ke depan, apa pun risikonya,” imbuh Nadiem.
2. Kegagalan adalah saat kita diam di tempat, kesuksesan kalau kita terus melangkah…
3. Dunia ada di tanganmu, asal berani melangkah, kita tak pernah kalah… “Kita mungkin tersandung-sandung, kita mungkin jatuh, tapi kita tidak akan tiba di tujuan kalau kita tidak melangkah bersama. Dunia ini ada di tanganmu. Asal kita berani melangkah, kita tak akan pernah kalah,” ucapnya.
4. Tugas pemuda saat ini adalah membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia… Dia menambahkan, selain berkarakter moral dan mempunyai kinerja yang tangguh, pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan kepemimpinan, kewirausahaan, serta kepeloporan yang mumpuni. Selain itu, lanjutnya, pemuda juga harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional. “Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik,” jelas Nadiem.
Ahad, 25 Oktober 2020 telah terjadi banjir di wilayah bekasi, jawa barat. Relawan IMANI Care bersama dengan IEA giat aksi medis di Perumahan Pondok Indah Permai dan Perumahan Kemang IFI.
Rekening Donasi Kegiatan Bank Syariah Mandiri 74141 741 77 an. IMANI Lifesaver Indonesia Konfirmasi ke 081221822366
Penyemprotan Disinfectan di RW 04 Sukasari Tangerang.
Ahad, 25 Oktober 2020 IMANI Care bersama dengan komunitas JF Monitoring melakukan giat penyemprotan disinfectan di wilayah RW 04 Sukasari Tangerang Banten.
Rekening Donasi Kegiatan Bank Syariah Mandiri 74141 741 77 an. IMANI Lifesaver Indonesia Konfirmasi ke 081221822366
Bermain bersama dengan anak-anak yang berada di pengungsian korban kebakaran.
Senin, 26 Oktober 2020 IMANI Care bersama dengan teman-teman relawan lainnya mengadakan kegiatan bermain bersama dengan anak-anak yang berada di pengungsian.
Dalam bermain para relawan mengadakan games serta membagikan doorprize bagi para anak-anak yang terdampak kebakaran.
Rekening Donasi Kegiatan Bank Syariah Mandiri 74141 741 77 an. IMANI Lifesaver Indonesia Konfirmasi ke 081221822366
Sabtu, 24 Oktober 2020 pagi hari terjadi kebakaran di beberapa rumah kontrakan di Jl. Inspeksi Kali Sunter, Jakarta Utara yang mengakibatkan ratusan jiwa mengungsi.
IMANI Care bersama relawan membuka Pos CERAH dari sejak hai Sabtu (24/10) s/d Senin (26/10) malam untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi mendapatkan air panas dan minuman hangat.
Terima kasih kepada para relawan, lembaga zakat lain dan para donatur yang turut bekerjasama untuk memberikan bantuan dan menyalurkan bantuan kepada warga yang membtuhukan
Bagi yang ingin berdonasi, dapat disalurkan ke : Bank Syariah Mandiri 741 417 4177 a.n. IMANI Lifesaver Indonesia Konfirmasi ke 0812 2182 2366
Sabtu sore pada tanggal 24 Oktober 2020, IMANI Care menyelenggarakan kegiatan Lifesavers Special Session, Kegiatan Webinar ini bertema “Update on Basic Life Support (BLS) Guideliness for Healthcare Provider & Lay Rescuers” kegiatan ini diikuti oleh peserta medis maupun awam. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan guideliness BLS terbaru dari AHA kepada peserta.
Mari Bantu korban kebakaran di Jl. Inspeksi Kali Sunter, Jakarta Utara
Sabtu, 24 Oktober 2020 telah terjadi kebakaran pada jam 05:30 yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 200 jiwa mengungsi.
Kebutuhan saat ini : 1. Air Minum 2. Makanan Siap Saji 3. Makanan Bayi 4. Perlengkapan Bayi
Mari kita bantu ringankan beban para korban dengan berdonasi ke Bank Syariah Mandiri 7414174177 An IMANI Lifesaver Indonesia Konfirmasi ke 081221822366 Berikan kode unik 065 diakhir donasi Ex : Rp 1.000.065
katan Dokter Indonesia ( IDI) memperingati HUT ke-70 pada 24 Oktober 2020. Banyak yang memaknai HUT IDI ini sebagai Hari Dokter Nasional. Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar (PB) IDI dan Ketua Terpilih PB IDI, dr Adib Khumaidi, SpOT, mengungkapkan, meski HUT IDI kerap dimaknai sebagai Hari Dokter Nasional, tetapi belum tercatat resmi secara nasional. “Kami berharap 24 Oktober ini diresmikan oleh negara sebagai Hari Dokter Nasional, seperti 20 Mei yang diperingati sebagai Hari Bhakti Dokter,” kata Adib, , Sabtu (24/10/2020).
Di tengah situasi pandemi virus corona, tantangan dihadapi para dokter yang menjadi garda terdepan. Mereka melakukan tugasnya di tengah ancaman terpapar virus. Lebih dari 130 orang dokter meninggal dunia karena terinfeksi virus corona.
Adib menyebutkan, adaptasi kebiasaan baru dalam menjalankan profesi juga menjadi bagian dari profesional ketahanan dan pertahanan profesi dalam upaya perlindungan dan keselamatan tenaga kesehatan (nakes). Adib mengatakan, ada juga permasalahan revolusi industri dan permasalahan lain dalam distribusi suplai kesehatan. “Profesi dokter saat ini juga dihadapkan pada sebuah tantangan yang luar biasa. Harapannya pemerintah dapat meminimalisir risiko bagi dokter dalam menghadapi virus corona ini dan ini merupakan suatu kondisi distribusi yang terjadi di dalam pelayanan kesehatan,” ujar Adib.
Berbagai tantangan lainnya Adib menjelaskan, IDI juga menghadapi ancaman asistensi profesi yang terbagi menjadi tantangan yang berasal dari dalam dan luar. Tantangan dari dalam berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kedokteran. Kemudian, tantangan dari dalam berkaitan dengan beberapa oknum, terkait dengan mal prakterk dan buruknya pelayanan dokter, terutama di fasilitas kesehatan tertentu, gratifikasi, dan hal-hal yang menghilangkan independensi dokter itu sendiri. Selain itu, saat ini para dokter juga dihadapkan pada harapan yang tinggi dari profesi dokter terutama berkaitan dengan penanggulangan Covid-19.